Available courses
Pembuatan Garam Tradisional Masyarakat NTT
Tema Proyek
“Inovasi Pembuatan Garam (NaCl) Berkualitas Berbasis Proses Tradisional Masyarakat NTT”
Identitas
Satuan Pendidikan : SMA/MA
Mata Pelajaran : Kimia
Fase/Kelas : Fase F (XI)
Alokasi Waktu : 6 pertemuan
Materi Pokok : Larutan
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL) berkonteks kearifan lokal Berbantuan Web
Capaian Pembelajaran (CP) Kimia SMA 2025 yang Relevan
CP berlandaskan pada CP dalam BSKAP 2025, dan diselaraskan sesuai dengan konteks kearifan lokal “pembuatan garam tradisional masyarakat NTT. Dengan demikian selama dan setelah proses pembelajaran kimia peserta didik diharapkan mampu:
6. Menjelaskan daya hantar listrik dan sifat koligatif larutan dalam konteks kearifan lokal garam tradisional NTT
Capaian pembelajaran ditingkatkan menjadi:
1. Menganalisis kualitas garam tradisional,
2. Mengevaluasi efektivitas inovasi pemecahan masalah kualitas garam berbasis konsep kimia larutan,
3. Mengintegrasikan konsep larutan dalam konteks nyata
Tujuan Pembelajaran Proyek
Demikian pula tujuan pembelajaran diselaraskan dengan aktvitas proyek kearifan lokal. Dengan demikian setelah mengikuti proyek ini, peserta didik diharapkan mampu:
a. Menganalisis sifat elektrolit larutan garam tradisional berdasarkan proses disosiasi ion dan kaitannya dengan daya hantar Listrik,
b. Menjelaskan sifat koligatif larutan berdasarkan jumlah partikel terlarut serta mengaitkannya dengan kemurnian NaCl,
c. Menganalisis prinsip reaksi pengendapan, redoks (iodometri), dan kompleksometri (EDTA) dalam pengujian kualitas garam,
d. Menginterpretasikan data kuantitatif hasil analisis kimia untuk menentukan tingkat kemurnian, kandungan iodium, serta kadar ion pengotor,
e. Mengevaluasi kualitas garam sebelum dan sesudah inovasi berdasarkan bukti ilmiah,
f. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah autentik terkait kualitas garam tradisional berbasis observasi lapangan atau studi literatur digital,
g. Mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi digital secara kritis untuk merancang solusi peningkatan kualitas garam,
h. Mengembangkan ide inovatif berbasis konsep kimia larutan untuk memurnikan atau meningkatkan kualitas garam tradisional,
i. Mendesain dan melaksanakan eksperimen analisis kimia secara sistematis,
j. Mengolah dan menyajikan data menggunakan perangkat digital (spreadsheet, grafik digital, atau media presentasi),
k. Mengevaluasi efektivitas inovasi dan merefleksikan proses pembelajaran secara ilmiah.
Profil Pelajar Pancasila
Adapun profil pelajar Pancasila yang relevan untuk didorong dalam pembelajaran ini yakni:
Bernalar kritis, kreatif, gotong royong, mandiri, dan berkebinekaan global melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran.
Langkah-langkah Kegiatan Proyek:
- Tahap Peluncuran Proyek
- Tahap Perencanaan
- Tahap Pelaksanaan
- tahap Pelaporan Hasil Proyek
- Teacher: Indah Indah
- Teacher: Site Owner
- Enrolled students: 3
Pembuatan Pewarna Alami Tenun Ikat Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT)
Tema Proyek
“Inovasi Peningkatan Ketahanan Warna Pewarna Alami Tenun Ikat Berbasis Interaksi Molekul”
Identitas
Satuan Pendidikan : SMA/MA
Mata Pelajaran : Kimia
Fase/Kelas : Fase F (XI)
Alokasi Waktu : 6 pertemuan
Materi Pokok : Ikatan kimia, Bentuk molekul, Gaya intermolekul
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL) berkonteks kearifan lokal Berbantuan Web
Capaian Pembelajaran (CP) Kimia SMA 2025 yang Relevan
CP berlandaskan pada CP dalam BSKAP 2025, dan diselaraskan sesuai dengan konteks kearifan lokal “pembuatan garam tradisional masyarakat NTT. Dengan demikian selama dan setelah proses pembelajaran kimia peserta didik diharapkan mampu:
2. Membandingkan jenis ikatan kimia serta kaitannya dengan bentuk molekul dan gaya intermolekuler dalam memprediksi sifat fisik materi
Capaian pembelajaran ditingkatkan menjadi:
1. Menganalisis hubungan antara ikatan kimia, bentuk molekul, dan gaya intermolekul dalam menentukan daya lekat dan kestabilan warna pada serat kain
2. Mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan warna pewarna alami berdasarkan konsep kimia
3. Merancang solusi inovatif berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan ketahanan warna tenun ikat
Tujuan Pembelajaran Proyek
Demikian pula tujuan pembelajaran diselaraskan dengan aktvitas proyek kearifan lokal. Dengan demikian setelah mengikuti proyek ini, peserta didik diharapkan mampu:
a. Menganalisis jenis ikatan kimia dan struktur molekul zat warna alami serta kaitannya dengan sifat fisik zat;
b. Menjelaskan hubungan antara bentuk molekul dan polaritas dengan kemampuan zat warna berinteraksi dengan serat kain;
c. Menganalisis peran gaya intermolekul (ikatan hidrogen, dipol-dipol, dan dispersi) dalam menentukan daya lekat dan kestabilan warna;
d. Menginterpretasikan hubungan antara struktur molekul zat warna dan kekuatan interaksi dengan serat berdasarkan data atau literatur ilmiah;
e. Mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan warna pada tenun ikat berdasarkan bukti ilmiah;
f. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah autentik terkait pelunturan warna tenun ikat berbasis observasi atau studi literatur digital;
g. Mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi digital secara kritis untuk merancang solusi peningkatan ketahanan warna;
h. Mengembangkan ide inovatif berbasis konsep kimia untuk meningkatkan daya lekat zat warna alami pada serat kain;
i. Mendesain dan melaksanakan percobaan sederhana atau simulasi untuk menguji efektivitas solusi yang dirancang;
j. Mengolah dan menyajikan data hasil analisis menggunakan perangkat digital (visualisasi struktur molekul, grafik, atau media presentasi);
k. Mengevaluasi efektivitas solusi inovatif dan merefleksikan proses pembelajaran secara ilmiah.
Profil Pelajar Pancasila
Adapun profil pelajar Pancasila yang relevan untuk didorong dalam pembelajaran ini yakni:
Bernalar kritis, kreatif, gotong royong, mandiri, dan berkebinekaan global melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran.
Langkah-langkah Kegiatan Proyek:
- Tahap Peluncuran Proyek
- Tahap Perencanaan
- Tahap Pelaksanaan
- tahap Pelaporan Hasil Proyek
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.